JADAM JADAM Sulfur (JS) atau Fungisida Setelah membuat surfaktan atau perekat (JWA: JADAM Wetting Agent) yang berfungsi sebagai perekat sekaligus untuk mengurangi serangan serangga atau insektisida, dan sumber nutrisi juga, maka untuk melengkapi kemampuannya perlu dibuat JADAM Sulfur (JS) atau larutan belerang ala JADAM. Fungsi utama JS ini adalah untuk mengendalikan berbagai jenis penyakit yang utamanya disebabkan oleh jamur, seperti misalnya Embun Tepung (powdery mildew) yang berupa bercak putih di daun, downy mildew yang berupa bercak-bercak kuning di daun atau penyakit bulai atau kresek, dan penyakit-penyakit yang disebabkan jamur lainnya. Yang membedakan JS dengan larutan belerang lainnya adalah JS tidak dibuat dengan menggunakan api atau tidak ada proses memasak agar belerang larut. Bagi sebagian orang seperti saya, pelarutan tanpa api menjadi relatif menjadi lebih mudah. Berikut ini cara dan bahan-bahannya. Silakan untuk mengurangi bahan-bahan di baw...
JADAM JADAM Wetting Agent (JWA) atau Surfaktan/Perekat Di tahun-tahun awal, JADAM tidaklah terkenal dan tidak sebesar sekarang. Namun Setelah JADAM membuat formula pestisida dan surfaktan/perekat ini barulah kemudian banyak dukungan yang mengalir dan mengadopsi metode JADAM ini. Bagi saya pribadi, hal ini juga yang paling penting. Hal yang paling penting dalam pestisida adalah surfaktan ini, karena dengan perekat yang baik, semua jenis pestisida akan berfungsi optimal. JADAM juga mempersilakan menggunakan surfaktan ini untuk pestisida kimia sintetis atau keperluan pupuk cair lainnya. Yang membedakan pestisida atau surfaktan alami dengan pestisida kimia adalah apakah bahan-bahan yang digunakan bisa didekomposisikan oleh mikroorganisme atau bakteri atau tidak. Perekat atau surfaktan sintetis tidak mudah larut atau hancur di alam. Hampir 80% bahan kimia sintetis tersebut tidak terdekomposisi di alam. Bahan yang digunakan pada surfaktan kimia sintetis adalah bahan ya...
JADAM SELAMAT DATANG DI JADAM PERTANIAN ORGANIK Pengantar ditulis sendiri oleh Youngsang Cho, penggagas JADAM, dan mendapat tulisan rekomendasi ayahnya, Hankyu Cho, yang juga merupakan Presiden dari Cho’s Global Natural Farming. Intinya, anak dan ayah ini sama-sama orang hebat dalam pertanian. JADAM adalah singkatan dari Jayonul Damun Saramdul yang kurang lebih artinya adalah Orang yang Mencintai Alam. Selama dalam kurun waktu 20 tahun, JADAM telah melakukan studi untuk membuat Ultra-Low-Cost Agriculture atau Pertanian Yang Super Hemat. Intinya JADAM menekankan pada kemandirian petani yang tidak tergantung pada korporasi besar untuk pupuk dan pestisida. Pengetahuan dan keterampilan mengenai pertanian seharusnya adalah milik petani secara mandiri. Selama ini, petani hanya dianggap sebagai pengikut dari para ahli pertanian. Metode-metode pertanian disajikan dengan rumit yang membuat petani tidak mudah memahami sehingga akhirnya cuma bisa membeli produk-produk, tanpa tahu detai...
Comments
Post a Comment